Kalawai, Senjata Tradisional Khas Daerah Maluku


Kalawai, Senjata Tradisional Khas Daerah Maluku
Kalawai, Senjata Tradisional Khas Daerah Maluku. Sebagai orang Maluku tentu kita tidak asing mendengar kata Kalawai. Kalawai adalah salah satu senjata tradisional khas daerah Maluku. Bentuk Kalawai adalah hampir mirip seperti tombak namun bentuk Kalawai sendiri biasanya pegangannya terbuat dari buluh ataupun kayu, yang lebih panjang dari tombak, ujung buluh tersebut kemudian di beri besi tajam, besi tersebut harus lebih dari satu, dan di ikat melingkari buluh tersebut. Biasanya besi kalawai terdiri dari besi yang diasah sampai menjadi tajam.

Kalawai berbeda dengan tombak, jika tombak umumnya bermata 1, kalawai umumnya bermata 3 dan mirip dengan Trisula. Kalawai juga memiliki fungsi yang berbeda dengan Tombak, Kalawai hanya  digunakan di lautan oleh nelayan atau biasa digunakan di dalam air, baik di lautan maupun sungai/danau untuk menangkap hewan yang hidup perairan dangkal maupun dalam berupa ikan, gurita, teripang, morea dan lain sebagainya. Sementara Tombak umumnya digunakan untuk berburu di hutan dan yang paling umum adalah berperang.

Asal Usul Kata Kalawai

Kata Kalawai berasal dari bahasa daerah Maluku, terkhususnya daerah Maluku Tengah (Pulau Seram, Buru, Ambon, Lease). Kata "Kalawai" berasal dari dua suku kata dalam bahasa Maluku yakni   :
  • KALA artinya TIKAM
  • WAI artinya AIR

Sehingga jika diartikan secara etimologis kata " KALAWAI " memiliki pengertian " TIKAM AIR ". Dari pengertian diatas maka sudah sangat jelas kalau Kalawai merupakan alat atau senjata tajam yang biasanya dipergunakan di dalam air untuk menangkap ikan, gurita, teripang dan sebagainya oleh nelayan di Maluku.

Contoh Penggunaan Kalawai


Kalawai, Senjata Tradisional Khas Daerah Maluku

Referensi   :
  • http://lyphosse.blogspot.com



Daftarkan email anda disini untuk menerima update artikel terbaru langsung di inboxmu. Gratis!

DMCA.com Protection Status